Kemenag Karawang, Fungsikan Semua Masjid dan Mussolah di Jalur Mudik 24 Jam Penuh
Karawang I lingkarkomsumen.com - Kabar baik untuk para pemudik yang melintas di jalur-jalur mudik Kabupaten Karawang. Kantor Kemenag Karawang memastikan Masjid dan musholla di jalur arus mudik dibuka 24 jam penuh untuk melayani para pemudik.
Kepala Kantor Kemenag Karawang, H. Sopian M.Si, menegaskan saat mudik semua masjid dan musolla tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pos layanan istirahat bagi para pemudik selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Masjid dan musolla di sepanjang jalur mudik kami pastikan buka 24 jam untuk melayani para pemudik yang ingin beribadah maupun beristirahat,” kata Kepala Kemenag yang juga Pembina SMSI Kabupaten Karawang.
Selain fasilitas ibadah, keamanan kendaraan para pemudik yang memarkirkan kendaraannya di area masjid dan musholla juga ikut menjadi perhatian.
Petugas yang disiagakan oleh jajaran Kemenag Karawang turut membantu pengawasan area parkir selama musim mudik berlangsung.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, agar rumah ibadah di jalur mudik turut menjadi pusat layanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan pulang kampung.
“Kami juga memastikan tersedia layanan kesehatan sederhana, kebersihan lingkungan terjaga, toilet bersih, serta air bersih di setiap masjid dan musholla,” ujar H. Sopian.
Bukan hanya itu. Kemenag Karawang juga menyiapkan charging station bagi pemudik yang membutuhkan pengisian daya ponsel maupun perangkat komunikasi
Menurut H. Sopian, fasilitas yang disediakan tidak berhenti di situ. Di sejumlah titik istirahat rumah ibadah juga disiapkan pusat informasi bagi pemudik, air minum hingga makanan ringan untuk berbuka puasa bagi mereka yang tengah menjalankan ibadah di perjalanan.
“Kami berusaha menciptakan tempat istirahat senyaman mungkin bagi para pemudik. Insya Allah ada juga air minum dan makanan ringan untuk berbuka puasa,” jelasnya.
Di sisi lain, menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Sopian turut mengajak masyarakat Karawang untuk mengoptimalkan pembayaran zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
Ia memastikan pengelolaan dana umat yang disalurkan melalui Kemenag Karawang akan dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan penuh tanggung jawab.
“Ini amanah umat untuk umat. Insya Allah kami kelola dengan sebaik-baiknya,” tegas Sopian. (R'ed)
