Berita Terbaru
Live
wb_sunny

Breaking News

WALIKOTA RESMIKAN TAMAN RINJANI, KETUA DEWAN BUKA PELATIHAN URBAN FARMING

WALIKOTA RESMIKAN TAMAN RINJANI, KETUA DEWAN BUKA PELATIHAN URBAN FARMING

PRASASTI TAMAN. Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menandatangani prasasti Taman Rinjani Erwe Tujuh Harapan Jaya, Sabtu, 10 Oktober 2026 (sba)

Kota Bekasi | lingkarkonsumen.com – Kelurahan Harapan Jaya, pekan kemarin, sungguh beruntung. Wilayah yang termasuk bagian dari Kecamatan Bekasi Utara itu pada Sabtu 10 Oktober 2026 betul-betul kedatangan dua pejabat penting Pemerintah Kota Bekasi. 

Mereka yang datang itu yakni Walikota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, SE, MM. dengan agenda meresmikan Taman Rinjani di Komplek Perumahan Setia Bina Sarana (SBS), Jl. Gunung Kerinci III, RT 002 RW 007. Sedangkan Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. H. Sardi Effendi, S.Pd., MM, membuka Pelatihan Urban Farming & Pengenalan Biopori di Komplek Masjid Al-Ikhlas, Jl Segarawana III RT 006 RW 025.

“Alhamdulillah. Kelurahan kami, hari ini, jadi tempat fastabiqul khairat – tempat berlomba amal kebaikan – Khususnya oleh dua pejabat penting pemkot itu,” komen ustadz Rifa’I warga Kavling Bulak Sentul, lalu ada yang menimpali bahwa aktivitas di RW 007 itu merupakan cermin hajatan bernuansa birokrat. Nah, yang di RW 025 adalah gambaran kiprah rakyat. 

Memang tak naif sih, ujar Drs. Norman Bastian, Ketua RT 008 RW 025. Agenda yang di RW 007 dihadiri Camat Bekasi Utara Ikhwanudin Rahmat, A.MTr.D, Lurah Harapan Jaya Heru Prasetyo, ST, MM. Pengurus/Utusan FBKM Kecamatan/Kota, FKRW, LPM, BKM, dan RW-RW lainnya. Sedangkan pelatihan yang di RW 025 dihadiri pihak Institut STIAMI, PT Bridgestone, Pegadaian, dan peserta pelatihan utusan-utusan RT. Jumlah hadiri di dua even tersebut relatif setara, yakni sekitar 100 orang.

BKM HARJA. Tim Kerja Swakelola BKM Harapan Jaya bersama Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono usai meresmikan pemanfaatan ‘Taman Rinjani Erwe Tujuh’ dibuka untuk umum sejak Sabtu, 10 Oktober 2026 (sba)

Tetapi dua agenda tersebut sesungguhnya sama-sama mengerucut ke satu puncak kegiatan, yaitu penataan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, yang oleh Pemkot Bekasi dituang dalam ‘Program Lingkungan Rukun Warga Bekasi Keren’ alias ‘Program LingkaR Beken’, sedangkan yang oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian KLH RI dikemas dalam ‘Program Kampung Iklim’ atau ‘ProKlim’. 

Walikota Bekasi meresmikan ‘Taman Rinjani Erwe Tujuh’ itu dengan memotong pita. Dilanjutkan bersama anak-anak, dia melepas balon, kemudian menandatangani prasasti, dan mencoba ayunan. Sebelum meresmikan taman, Tri Adhianto mengatakan bahwa se-Kota Bekasi pertahun dibangun sebanyak 58 taman bermain anak-anak. Jumlah itu sesuai dengan jumlah kelurahan yang ada di ‘Kota Patriot’ yang dipimpinnya. 

“Taman yang sudah dibangun di RW 7 ini, mohon dirawat baik-baik ya,” pesan Walikota kepada warga setempat. Lalu dia menjelaskan betapa pentingnya keberadaan taman bermain bagi anak-anak, dan sungguh diperlukan bagi warga dalam konteks pembinaan kesejahteraan masyarakat.

MESIN BOR TANAH. Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, mencermati mesin bor tanah untuk biopori milik RW 025 Harapan Jaya yang dibeli dengan menggunakan Dana Kegiatan LingkaR Beken 2026, Sabtu 10 Oktober 2026 (sba)

Ketua RW 007 Harapan Jaya, H Guntur Miseno, menyatakan warga dan pihaknya siap merawat taman yang telah dibangun oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Harapan Jaya, dan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah mendanai pembangunannya.

Beda halnya yang disampaikan Ketua DPRD Kota Bekasi di RW 007. Selaku pejabat Pemkot justru dia berterima kasih kepada RW, dan memuji Institut STIAMI maupun PT Bridgestone Tire Indonesia Bekasi Plant.

Menurutnya Pelatihan Urban Farming & Pengenalan Biopori untuk warga masyarakat RW 025 Harapan Jaya bertema ‘Integrated Eco Village’ itu merupakan kegiatan yang signifikan dalam mendukung Program LingkaR Beken maupun ProKlim.

Dan jika dicerna baik-baik, adanya penggelontoran Rp 100 juta ke RW per-tahun oleh Pemkot, lalu dibarengi kapitalisasi oleh pihak perusahaan swasta, dan pendampingan oleh akademisi, maka harusnya optimis RW 025  ini akan cepat berhasil mendapat predikat penyelenggara ProKlim Lestari.

SWASTA PEDULI. Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi, diapit Kasi Kessos Harapan Jaya, Nur Azizah dan Ketua RW 025 Harapan Jaya, Bambang Imam Santoro, foto bersama parapegiat swasta peduli lingkungan dari Pegadaian Cabang Galaxy Kota Bekasi, PT Bridgestone Tire Indonesia Bekasi Plant dan Institut STIAMI (sba) 

Ketua RW 025 Harapan Jaya, Bambang Imam Santoso, menggambarkan bahwa serangkaian kegiatan setahun terakhir, baik pelatihan, studi banding, kerja bakti, barang-barang sumbangan, bahkan pemanfaatan dana LingkaR Bekan 2025 dan 2026, semuanya difokuskan untuk menuju ProKlim Lestari. 

“Dengan begitu, sederhananya begini. Ayo jadikan RW kita ini dari semula sebagai kampung yang mengandalkan bantuan, ke depannya berubah menjadi kampung yang menghasilkan solusi,” ujar Bambang, seraya mengajak warganya membuktikan punya visi dan aksi jangka Panjang, bukan sekadar tampil berseragam kaos hijau ProKlim.

Pelatihan dengan narasumbernya adalah Dosen Pertanian Institut STIAMI, Totok Priyono, M.Sc, MM, SP, itu diwarnai juga dengan kegiatan Tebus Murah Minyak Goreng dan Penguatan Literasi Keuangan atas prakarsa Pegadaian Cabang Galaxy Kota Bekasi. (sba).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post