Berita Terbaru
Live
wb_sunny

Breaking News

GUNA MENGINGAT NILAI SOEMPAH PEMOEDA, PARTAI UMMAT LAKSANAKAN PANEN RAYA PADI DI DESA SUKAMULYA

GUNA MENGINGAT NILAI SOEMPAH PEMOEDA, PARTAI UMMAT LAKSANAKAN PANEN RAYA PADI DI DESA SUKAMULYA

SIMBOLIS PANEN RAYA – Ketua Harian DPP Partai Ummat, Heikal Safar, SH memanen padi sebagai simbol petani binaan partainya di Desa Sukamulya, Kec. Sukatani, Kab. Bekasi, mulai panen raya pada Rabu 28 Oktober 2026. Tampak Nofalia, Komisi Ekonomi DPP Partai Ummat, dan tokoh Partai Ummat Kota Bekasi,  dr. Firdaus Jaya Permana, MARS, Nandan Sunandan, ST, Muhammad Luthfy, SE, dan ustadz HM Haryono.

Kabupaten Bekasi | lingkarkonsumen.com - Partai Ummat tampil beda. Untuk mengingat nilai-nilai Soempah Pemoeda, partai politik berlogo bintang emas itu tidak mengadakan apel akbar, seminar atau sejenisnya, melainkan dengan melaksanakan panen raya padi di Rukun Warga 002, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Rabu, 28 Oktober 2026.

Di hadapan sekitar 170 orang yang hadir, Nandan Sunandan, ST., mewakili panitia panen raya  mengutarakan bahwa selintas Panen Raya Padi dengan Peringatan Soempah Pemoeda adalah hal yang beda. Akan tetapi, bila dicermati roh-nya sama. Yaitu tentang Persatuan Bangsa dan Kedaulatan.

Soempah Pemoeda isinya adalah bertanah satu, berbangsa satu dan berbahasa satu: Indonesia. Jadi jelas intinya persatuan. Sedangkan Panen Raya dapat dirunut sesungguhnya padi tidak akan dapat dipanen raya kalau tidak ada gotong royong. Kebersamaan itu baik dari mulai tandur, matun, sampai dengan panen. “Panen Raya adalah praktik nyata dari Soempah Pemoeda di sawah,” tandas Nandan.

Kemudian dia dalam laporannya menunjukkan padi yang hendak dipanen terhampar di sawah seluas 3 (tiga) hektar. Itu merupakan hasil kerja keras Sapin dkk (40 orang petani binaan Partai Ummat Kota Bekasi). Lokasi sawahnya di Rukun Warga 002, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. 

“Ijin, kami lapor. Budidaya ketahanan pangan di sini, sekalipun adanya di Kabupaten Bekasi, namun pendampingnya, itu adalah parakader dan/atau fungsionaris Partai Ummat Kota Bekasi,” ungkap Nandan. Kemudian dia menyilahkan panen padi simbolisnya dilakukan oleh Ketua Harian DPP Partai Ummat. Heikal Safar, SH, dilanjutkan dr. Firdaus Jaya Permana, MARS, dan ustadz HM Haryono. 

PANITIA MELAPOR. Panitia Panen Raya Bersama Partai Ummat, Nandan Sunandan, ST, melapor kepada Ketua Harian DPP Partai Ummat, Heikal Safar, SH, tentang panen raya padi dalam area sawahi 3 (tiga) hektar di RW 002 Desa Sukamulya, Kec. Sukatani, Kab. Bekasi, siap dilaksanakan Rabu, 28 Oktober 2026.

Heikal dan rombongan beranjaklah menuju sawah. Setelah memanen padi, dia menjalin pembicaraan langsung dengan para petani. Berbagai harapan petani ditampungnya. Pada sela-sela tanggapannya, Heikal sembari menjelaskan sungguh dirinya itu sudah sejak kecil – siswa SD – telah mengenal petani warga Sukamulya. “ Abah saya itu, kan pedagang beras dan telor. Dulu, Saya sering diajak belanja di desa ini,” Heikal mengisahkan pengalaman masa kecilnya.

“Oleh karena itu saya langsung tergugah, menyatakan siap hadir di Sukamulya,” cerita Heikal saat pekan lalu di rumahnya menerima rombongan dr Firdaus yang berharap agar dirinya berkenan hadir pada panen raya di Sukamulya. Bahkan faktanya Nofalia, isterinya yang juga Komisi Ekononomi DPP Partai Ummat, pun turut hadir.

Heikal pada kesempatan memberi sambutan menyatakan sepaham dengan yang disampaikan oleh Nandan. Dia menegaskan, panen raya tersebut sungguh berperan  strategis, seperti nilai strategisnya Soempah Pemoeda terkait Kemerdekaan.

“Mari kita perhatikan. Pak Prabowo, Presiden kita, pernah menyatakan bahwa tidak ada kemerdekaan sejati pada suatu bangsa jika ternyata pada bangsa tersebut tidak memiliki ketahanan pangan,” kata Heikal. 

Lalu dia urai tentang panen raya yang digelar oleh Partai Ummat itu. Katanya kegiatan panen raya, di antara maksudnya, adalah untuk mendekatkan Partai Ummat dengan masyarakat. Momentum itu sekaligus untuk mencanangkan niat dan tekad Partai Ummat memajukan pertanian dengan langkah-langkah yang berkelanjutan. “Menguatkan ketahanan pangan, itu adalah bukti  kita kepada bangsa, utamanya dalam bersetia mengisi, memaknai dan melestarikan kemerdekaan,” tegas Heikal . 

DAPAT KAOS – Warga yang hadir pada tasyakuran Panen Raya Bersama Partai Ummat dapat souvenir kaos dari panitia.  

BANTUAN UNTUK PETANI

“Alhamdulillah. Pak Heikal dan Bu Nofal betul-betul hadir. Petani jadi terbantu,” komentar Tanti, warga Kabupaten Bekasi yang sudah umum dikenal sebagai kader Partai Ummat Kecamatan Sukatani. 

Kesyukuran dan kegembiraan Tanti tersebut, rupanya, terkait dengan petani (laki-laki maupun perempuan) yang menjadi binaan Partai Ummat itu oleh Nofal akan diberi sumbangan berupa alat-alat bertani dan alat-alat panen padi, baik yang manual tradisional maupun yang berteknologi lebih maju. 

“Insya Allah, kami bantu. Tapi bukan alat berteknologi canggih lho ya,” ucap Nofal, disambut petani: ”Iya Bu. Gak apa-apa. Kalau yang canggih, malah jadi mangkrak”.

Sedangkan dr. Firdaus yang intensif membina petani Sukamulya itu menggambarkan bahwa pihaknya akan fokus untuk semakin dapat mewujudkan padi yang dihasilkan bermutu bagus, dan produktivitas per-lahan yang sama kian meningkat. “Misal hasil panen kali ini 6 ton gabah per-hektar, kita akan ikhtiar panen mendatang menjadi 7 ton,” ujar Firdaus. (sba)  


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post