Berita Terbaru
Live
wb_sunny

Breaking News

Cellica: IPM Karawang Naik ke Peringkat 16 di Jabar

Cellica: IPM Karawang Naik ke Peringkat 16 di Jabar

Karawang l lingkarkonsumen. com - Pembangunan manusia di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus mengalami kemajuan dengan ditandai oleh terus meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada peringkat ke 16 di Jawa Barat dari 27 kabupaten/kota.

"Di dua tahun terakhir, Karawang mengalami peningkatan tertinggi se-Jabar. Tahun sebelumnya, kita ada di urutan terbawah," ungkap Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana dalam Kegiatan Musyawarah Perencanaan dan Pembangungan (Musrenbang) di Mercure Hotel, Rabu (6/3/19).

Peringkat IPM Karawang saat ini, ujar Bupati, telah mengalahkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Ciamis. Jika membandingkan kabupaten antar kabupaten, Karawang menduduki peringkat ke-5 tertinggi se-Jabar.

"IPM kita yang antar kabupaten masih kalah tipis dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bandung," ucap Bupati.

Menurut Bupati, pencapaian prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh dinas sehingga program program kerja bisa bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Karawang.

"Untuk di wilayah kabupaten, kami menduduki peringkat ke-5. Meski kami akui belum maksimal. Setidaknya itulah upaya dan kerja keras yang sudah kami lakukan bersama sama untuk membuat Karawang jauh lebih baik lagi,” ucap Bupati.



Indikator Indeks Pembangunan Manusia
Komponen-komponen yang mempengaruhi IPM antara lain:
Derajat kesehatan dan panjangnya umur yang terbaca dari angka harapan hidup (life expecntacy rate), parameter kesehatan dengan indikator angka harapan hidup, mengukur keadaan sehat dan berumur panjang.

Pendidikan yang diukur dengan angka melek huruf rata-rata lamanya sekolah, parameter pendidikan dengan angka melek huruf dan lamanya sekolah, mengukur manusia yang cerdas, kreatif, terampil, dan bertaqwa.

Pendapatan yang diukur dengan daya beli masyarakat (purchasing power parity), parameter pendapatan dengan indikator daya beli masyarakat, mengukur manusia yang mandiri dan memiliki akses untuk layak.

Menurut Todaro (2006) pembangunan manusia ada tiga komponen universal sebagai tujuan utama meliputi:

Kecukupan, yaitu merupakan kebutuhan dasar manusia secara fisik. Kebutuhan dasar adalah kebutuhan yang apabila tidak dipenuhi akan menghentikan kehidupan seseorang, meliputi pangan, sandang, papan, kesehatan dan keamanan. Jika satu saja tidak terpenuhi akan menyebabkan keterbelakangan absolut.

Jati Diri, yaitu merupakan komponen dari kehidupan yang serba lebih baik adalah adanya dorongan dari diri sendiri untuk maju, untuk menghargai diri sendiri, untuk merasa diri pantas dan layak mengejar sesuatu, dan seterusnya. Semuanya itu terangkum dalam self esteem (jati diri).

Kebebasan dari Sikap Menghamba, yaitu merupakan kemampuan untuk memiliki nilai universal yang tercantum dalam pembangunan manusia adalah kemerdekaan manusia. Kemerdekaan dan kebebasan di sini diartikan sebagai kemampuan berdiri tegak sehingga tidak diperbudak oleh pengejaran dari aspek-aspek materil dalam kehidupan.

Dengan adanya kebebasan kita tidak hanya semata-mata dipilih tapi kitalah yang memilih.

Demikian penjelasan indikator indeks pembangunan manusia atau Human Development Indeks (HDI).

By : Djunaedy M.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.