Berita Terbaru
Live
wb_sunny

Breaking News

Pekerjaan Proyek Dranaise, Dikerjakan Asal Jadi

Pekerjaan Proyek Dranaise, Dikerjakan Asal Jadi

Tampak Pekerjaan Dranaise dikerjakan belum Dipekester, seperti asal-asalan saja. (Dok/dang)
Karawang|lingkarkonsumen.com - Proyek pengerjaan  dranaise yang bersumber dari dana APBD Karawang tahun 2017, hasil pekerjaanya yang dilaksanakan pihak rekanan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karawang dipandang warga hasil pekerjaan tidak berkualitas dan diduga asal.
Lain itu, pelaksanaan proyek dranaise dalam pelaksanaannya tidak mencantumkan papan proyek,  sejak dua pekan tidak ada kegiatan pekerjaan di lapangan alias mandeg.

Diduga proyek dranaise yang memiliki panjang 351 meter dengan ketinggian 70 cm, diduga ditinggalkan oleh pelaksana tanpa ada khabar. Bahkan tersiar khabar bahwa proyek dranaise tersebut usulan masyarakat melalui aspirasi dari wakil rakyat Karawang.

Menurut salah seorang warga Dusun Bojongloa, Desa Tegalsawah, Kecamatan Karawang Timur, Karawang, Amal (40) bahwa pekerjaan sudah dua minggu terhenti total. Hasil pekerjaannyapun, kata dia kualitasnya  kurang bagus,” Liat aja, cara masang batu belahnya keliatan nggak begitu rapih, masih acak-acakan. Saya juga jadi tambah bingung kenapa pekerjaan tembok dranaise kok ga di teplok (Plester acian) ,” Ujar Amal kepada lingkarkonsumen, Minggu,  (17/12)

Sebelumnya, mandor proyek dranaise, Ade mengatakan, pekerjaan dranaise ini memiliki panjang 351 meter. Sementara  ketinggian dinding pekerjaan setinggi 70 cm, khusus ketinggian pekerjaan pemasangan batu dranaise memang tidak sama. Hal itu kata Ade pekerjaan disesuaikan dengan kondisi pekerjaan di lapangan,” Kondisi kedalaman saluran di lapangan  kedalamannya tidak sama. Kedalam , ada yang sampai 60 cm, 70 cm, dan ada yang 100 cm tingginya. Bila dirata-ratakan ketinggiannya 70 cm,” terang Ade.

Ketika ditanya terkait papan  proyek kegiatan proyek yang tidak terpasang di lokasi kegiatan. Padahal papan informasi proyek sangat penting untuk diketahui oleh public secara transfaran. Menurut Ade, soal papan proyek dirinya mengaku tidak tahu, karena ia ditugaskan oleh pihak pemborong hanya melaksanakan pekerjaan,” Silahkan saja tanyakan sama Pak Iip pemborong proyeknya, pekerjaan dranaise ini mulai dilaksanakan sejak 23 November 2017,” ungkap Ade yang mengaku berasal dari Bandung.

By : Endang Syaripudin

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.