Ad 728x90

Breaking News

Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Masyarakat Diminta Waspada

Kementerian Kesehatan [Kemenkes] dan Ikatan Dokter Anak Indonesia [IDAI] mendalami gangguan ginjal akut misterius atau acute kidney injury progresif atipikal yang terjadi pada anak dan mengimbau masyarakat mewaspadai gejala penyakit tersebut.


Penanganan Kasus oleh Kemenkes : Membentuk tim investigasi untuk mengetahui penyebab penyakit.


Menerbitkan tata laksana dan manajemen klinis gangguan ginjal akut progresif atipikal.


Berkoordinasi dengan pakar dari Badan Kesehatan Dunia [WHO] yang melakukan investigasi kasus serupa di Gambia.


Penanganan Kasus oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia [IDAI], Mengumpulkan data penemuan kasus di berbagai daerah di Indonesia.


Melacak kasus terkait penyakit gagal ginjal akut pada anak.


Mendorong tenaga dan fasilitas kesehatan melaporkan temuan kasus kepada Kementerian Kesehatan/dinas kesehatan setempat.


Gejalanya, produksi urine sedikit dalam 3-5 hari, diare dan muntah, batuk dan pilek dan demam.


Kasus di Indonesia menurut data IDAI hingga 14 Oktober 2022 125 kasus, tren usia 1-5 tahun, sebaran kasus berada di 16 provinsi.


Provinsi dengan kasus tertinggi DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat, Aceh, Bali.


Kementerian Kesehatan membentuk tim yang terdiri atas Ikatan Dokter Anak Indonesia [IDAI] dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo [RSCM] untuk penyelidikan dan penanganan kasus gangguan ginjal akut misterius."


Sumber : Siti Nadia Tarmizi Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes.




By : Dyan Hakim

Tidak ada komentar