Ad 728x90

Breaking News

Pemprov DKI Luncurkan Program Rumah Tanpa DP

Jakarta  l lingkarkonsumen.com - Penantian warga Jakarta atas realisasi rumah DP 0 rupiah akhirnya terbayarkan. Jumat 12 Oktober 2018, program rumah DP 0 rupiah secara resmi diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program rumah tersebut diberi nama Samawa, yang merupakan akronim dari Solusi Rumah Warga.

“Saya gariskan, semua yang jadi rencana program menjadi janji, kita akan tunaikan satu per satu. Hari ini janji DP Rp 0 kita tunaikan dan insyaallah ini jadi awal bagi tuntasnya masalah perumahan di Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara peluncuran rumah DP 0 rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Pada tahap awal, rumah DP 0 rupiah ini berlokasi di Pondok kelapa, Jakarta Timur. Pada tahap awal ini, rumah yang dibangun terbagi menjadi dua tipe, yakni tipe 21 dengan rentang harga Rp184 juta – Rp213 juta, dan tipe 36 dengan rentang harga Rp304 juta – Rp310 juta.

Mekanisme cicilan menggunakan skema KPRS dengan cicilan jangka waktu 15 tahun dan 20 tahun. Sedangkan untuk nilai cicilannya adalah sebesar Rp2,1 juta – Rp2,6 juta.

Menurut Anies Baswedan, masyarakat akan mulai bisa mendaftarkan diri untuk menikmati program rumah DP 0 persen ini per 1 November mendatang.

“Peraturan gubernurnya sudah resmi keluar, Pergub 104 Tahun 2018 dan program ini akan dimulai pendaftaran pada 1 November yang akan datang,” kata Anies yang tentu saja disampaikan dengan perasaan yang lega dan sumringah bukan kepalang sebab ia berhasil menunaikan salah satu janji kampanyenya.

Untuk bisa ikut program rumah DP 0 rupiah ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pendaftar antara lain adalah ber-KTP DKI dan sudah tinggal minimal lima tahun di Jakarta, belum punya rumah sendiri, belum pernah mendapatkan subsidi rumah, dan juga taat bayar pajak.

Selain itu, beberapa syarat lain yang menjadi pertimbangan prioritas di antaranya adalah sudah menikah, memiliki rekening Bank DKI, serta berpenghasilan antara Rp4 juta sampai Rp7 juta.

Untuk warga Jakarta yang penghasilan bulanannya belum bisa tembus Rp4 juta, bersabarlah. Ingat, tak ada rumah yang lebih nyaman ketimbang hati yang ikhlas dan lapang.


By : Winto