Ad 728x90

Breaking News

Panwascam Rawamerta Awasi Tugas PPDP


Karawang | lingkarkonsumen.com - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)  Rawamerta, meminta  kepada Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) yang tengah melaksanakan tugas pencatatan data pemilih di lapangan, agar bersikap selektif dan hati-hati. Jika terjadi keselahan pendataan, maka dapat berakibat vatal.

Hal tersebut dikatakan Ketua Panwascam Rawamerta, Wawan Kurniawan kepada lingkarkonsumen.com di ruang kerjanya, Selasa, (23/1). Menurut dia, PPDP, menjelang Pilgub Jabar 2018 yang bakal digelar Juni mendatang, pihaknya juga akan mengawasi  netralitas PNS,  TNI-Polri,  politik unag,  serta penyelenggara di tingkat kecamatan.
“ Dari awal, kami terus melakukan monitoring dan pengawasan terhadap upaya-upaya bakal terjadinya tindakan kecurangan. Karena kami tak berharap Pilgub Jabar dinodai dengan kecurangan. Jadikan Pilgub sebagai media pendidikan politik,”kata Wawan Kurniawan.

Lebih lanjut dia menambahkan, saat ini Panwascam Rawamerta tengah melakukan tugas lapangan ke pelosok desa monitoring kinerja petugas pemutahiran data pemilih (PPDP) yang melaksanakan tugas mencatat pemilih yang memenuhi syarat,”

Pengawasan juga dilakukan terhadap terhadap PPDP dalam mencatat pemilih.  Tujaunnya, jangan sampai PPDP mencatat data pemilih yang telah tiada keberadaannya, seperti pemilih meninggal dunia atau pindah tempat tinggal,”tuturnya.

Wawan Kuriawan mengatakan, tugas Panwas mengawasi PPDP dalam mencatat data pemilih, apakah dalam pencatatan PPDP terjadi kesalahan?. Maka kata dia, apabila terjadi data pemilih yang telah berubah status, mislanya dari sipil menjadi anggota TNI atau Polri atau bagi pemilih yang usianya telah genap berusia 17 tahun, atau belum menikah, serta mencoret pemilih yang mengidap penyakit gangguan jiwa yang berdasarkan keterangan dari dokter ” Dalam tugas yang dilakukan PPDP, kami mengimbau agar petugas PPDP lebih selektif dalam mendata pemilih di lapangan. Karena apabila terjadi kesalahan pendataan, maka hal itu bisa berakibat vatal,”pungkasnya.
By : Endang Syarifudin