Ad 728x90

Breaking News

448 Nelayan Peroleh Converter Kit

Ilutrasi : Nelayan Muara Ciparage Karawang-Jawa Barat (Dok)
Jakarta I lingkarkonsumen.com - Sebanyak 448 nelayan di Labuhan Batu, Sumatera Utara dan Lamongan, Jawa Timur mendapat konverter kit secara cuma-cuma. Sehingga, hingga sekarang, sebanyak 12.135 nelayan dapat melaut menggunakan kapal berbahan bakar gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG).

PT Pertamina (Persero) telah membagikan konverter kit LPG 3 kilogram kepada 169 nelayan kecil di Labuhan Batu, Sumatera Utara, pada Kamis (2/11) lalu. Pada saat yang sama, telah dibagikan pula konverter kit kepada 279 nelayan di Lamongan, Jawa Timur.

Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susyanto mengatakan, konversi BBM ke LPG untuk kapal memberikan pilihan bahan bakar yang lebih murah bagi nelayan. Tak hanya itu, dengan emisi yang dihasilkan lebih rendah, program ini juga memangkas pencemaran lingkungan.

“Konversi BBM ke LPG menjadi bentuk perlindungan lingkungan untuk generasi anakcucu kita yang akan datang. Konversi BBM ke LPG menjadi bentuk investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” katanya dalam keterangan resminya.

Ditambahkannya, agar program konversi berjalan lancar, dibutuhkan partisipasi dan kerja sama semua pihak. Semua pihak harus terlibat dalam penyediaan alokasi gas bumi, ketersediaan dan pengoperasian infrastruktur untuk penyediaan dan pendistribusian LPG, serta jaminan ketersediaan LPG bagi para nelayan kecil pengguna.

“Menjadikan program konversi BBM ke LPG menjadi investasi bersama adalah salah satu cara,” tegas Susyanto.

Sementara itu, Domestic Gas Manager Marketing Operation Region I Pertamina CD Sasongko menuturkan, Pertamina secara konsisten mendukung program pemerintah, khususnya dalam setiap penugasan yang diberikan, seper ti program konversi ini. Di Labuhan Batu, pembagian konverter kit telah dimulai sejak Oktober lalu.

Manfaat konverter kit ini disebutnya langsung dirasakan nelayan. “Pemanfaatan LPG untuk bahan bakar kapal para nelayan kecil dapat menjadikan biaya melaut para nelayan menjadi lebih hemat dan efisien sehingga penggunan LPG memberikan nilai manfaat ekonomi yang signifikan bagi nelayan kecil,” ungkap Sasongko.

Paket perdana ini terdiri dari mesin kapal, konverter kit, serta pemasangan dan tabung khusus LPG beserta isinya. Pemerintah telah menetapkan kriteria nelayan yang berhak mendapat paket konverter kit berdasarkan Peraturan Presiden No 126 Tahun 2015.

Adapun kriterianya yakni nelayan yang memiliki kapal berukuran di bawah 5 gross tonnage (GT) dengan mesin berdaya kurang dari 13 horse power (HP) dan berbahan bakar solar. Sebelumnya, total converter kit yang sudah dibagikan yakni sebanyak 11.687 unit. Tahun lalu, pembagian konverter kit dilakukan di Jakar ta Utara, Sukabumi, Cirebon, Bekasi, Cilacap, Demak, Pemalang, Tuban, Gresik, dan Karang Asem.

Pada tahun ini, converter kit telah dibagikan di Pasaman Barat, Padang, Banyuwangi, Demak, Tuban, Lombok Barat, Makassar, Maros, Jeneponto, dan Soppeng.

Termasuk Labuhan Batu dan Lamongan, untuk 2017, pembagian konverter kit juga akan dilanjutkan di 14 kabupaten/kota lagi. Dari target pembagian converter kit tahun ini sebanyak 16.981 unit, yang sudah terealisasi baru 6.214 unit atau 36,59%. Anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk program konverter kit nelayan tahun ini mencapai Rp 120,92 miliar.
By : Victor






Sumber : Investor Daily