Ad 728x90

Breaking News

Mulai Hari Ini KRL Jakarta - Cikarang Dioperasikan, Tarif Rp 5.000


Jakarta I lingkarkonsumen.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menetapkan tarif kereta rel listrik (KRL) lintas Jakarta Kota-Cikarang sepanjang 43,97 kilometer sebesar Rp 5.000. Lintasan baru itu akan dioperasikan dengan 32 perjalanan mulai Minggu (8/10).

Direktur Utama PT KCI MN Fadhila mengatakan, pengoperasian KRL ini merupakan upaya KCI untuk memperluas jangkauan KRL sejalan dengan target perusahaan melayani 1,2 juta penumpang pada 2019.

“Dari persiapan yang telah dilakukan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan sejumlah uji coba, kami telah siap sepenuhnya untuk melayani para pengguna KRL sampai ke Cikarang,” ungkap tegas dia dalam siaran tertulisnya Jumat (6/10).

Guna mendukung operasi KRL hingga Cikarang, pemerintah telah membangun dua stasiun baru, yaitu Bekasi Timur dan Cibitung. Sementara Stasiun Cikarang tengah dilakukan proses revitalisasi, dan Stasiun Tambun segera menyusul. PT KCI telah menyiapkan infrastruktur tiket elektronik dan kelengkapan pelayanan di empat stasiun tersebut. Berbagai pemeriksaan dan uji coba kesiapan sarana prasarana perkeretaapian juga telah dilakukan bersama PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta dan DJKA.

Dari 32 perjalanan KRL setiap hari yang akan melayani Stasiun Bekasi Timur hingga Cikarang, KRL pertama dari Cikarang menuju ke Jakarta Kota mulai beroperasi pukul 04.45 WIB. Sementara kereta terakhir dari Cikarang dijadwalkan berangkat pukul 19.32 untuk tujuan Jakarta Kota, dan berangkat pukul 20.52 untuk tujuan Bekasi. Pemberangkatan dari Bekasi tersedia hingga pukul 22.15 untuk tujuan Jakarta Kota.

Untuk arah sebaliknya, dari Stasiun Jakarta Kota, kereta pertama berangkat menuju Cikarang dijadwalkan pukul 05.41 WIB. Sementara kereta terakhir dari Jakarta Kota tujuan Cikarang tersedia pada pukul 17.46. Pemberangkatan dari Bekasi tersedia hingga pukul 18.43 untuk tujuan Cikarang.


Dengan jarak Cikarang–Jakarta Kota sejauh 43,97 km, maka tariff yang perlu dibayarkan pengguna adalah Rp 5.000. Waktu tempuh untuk Cikarang–Jakarta Kota diperkirakan sekitar 90 menit, sementara untuk Cikarang–Bekasi dengan jarak 16 km adalah sekitar 20 menit.

Fadhila mengatakan, selain sarana rangkaian KRL dan jadwal perjalanan, PT KCI juga telah menyiapkan petugas untuk melaksanakan berbagai fungsi layanan di stasiun, antara lain pelayanan penumpang, announcer, petugas loket, pengamanan, hingga kebersihan.

Untuk melayani transaksi tiket elektronik, PT KCI telah memasang sembilan gate elektronik dan enam mesin point of sales (POS) di Stasiun Cikarang; delapan gate elektronik dan empat mesin POS di Stasiun Cibitung; empat gate elektronik dan lima mesin POS di Stasiun Tambun; serta Sembilan gate elektronik dan lima mesin POS di Stasiun Bekasi Timur.

Untuk kemudahan transaksi tiket, PT KCI menghimbau pengguna jasa untuk lebih banyak menggunakan tiket berlangganan Kartu Multi Trip (KMT) dengan sistem potong saldo dan tanpa masa kedaluwarsa. Penggunaan KMT akan memudahkan aktivitas menggunakan KRL lantaran penumpang tidak perlu lagi antre di loket untuk melakukan transaksi.

“Selama saldo minimum tercukupi maka penumpang dapat langsung menuju gate tanpa perlu antre di loket stasiun. Tiket Kartu Multi Trip (KMT) dapat diperoleh dengan mudah dan tersedia di seluruh loket stasiun KRL,” ujar dia.

PT KC juga mengimbau para calon pengguna untuk tidak merokok di area stasiun dan di dalam rangkaian KRL serta memperhatikan ketentuan terkait barang bawaan serta aturan dan larangan di dalam KRL.

Adapun dimensi barang bawaan yang diperbolehkan adalah maksimum berukuran 100 cm X 40 cm X 30 cm. Para pengguna juga tidak diperkenankan untuk makan, minum, membuang sampah sembarangan, dan duduk di lantai KRL.

“Demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa juga diminta untuk menjaga kebersihan dan selalu menunggu dibelakang garis kuning peron sebagai batas aman penumpang menunggu KRL serta tidak memaksakan diri untuk naik apabila KRL telah penuh,” papar dia. 
By : Dyan Hakim




Sumber : Investor Daily