Ad 728x90

Breaking News

Korban First Travel Ancam Demo Besar-besaran

Jakarta l lingkarkonsumen.com - Kuasa hukum korban penipuan oleh biro perjalanan umrah First Travel, Riesqi Rahmadiansyah mengancam akan melakukan demo dengan melibatkan banyak korban jika Kementerian Agama tidak memediasi dengan pihak korban.

Atas hal ini mereka memberi waktu hingga sepekan ke depan. Hal itu disampaikan saat audiensi dengan anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI, Jumat lalu, 18 Agustus.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto meminta para calon jemaah umrah korban penipuan First Travel untuk bersabar. Sebab, saat ini kasus yang merugikan ribuan calon jemaah umrah dalam proses penyidikan oleh Bareskrim Polri.

"Kami harapkan mereka (korban) sabar dulu. Ini sedang ditangani pihak Polri dan ini kan perlu waktu dan proses," kata Setyo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu 20 Agustus 2017.

Mantan Wakabaintelkam Polri ini mengatakan, pihaknya memahami bahwa keinginan para korban yang belum diberangkatkan agar mendapat pengembalian dana (refund) atau pemberangkatan. "Tapi fakta di lapangan, aset-aset yang ditemukan penyidik baru sebatas itu," ujarnya.

Pihaknya juga sudah membuat posko pengaduan untuk para korban di Bareskrim Polri. "Kemarin kami juga sudah membuka posko pengaduan. Dan ternyata makin banyak yang melapor. Makin banyak yang selama ini belum terdata, jadi masuk data tersebut," ujarnya.

Untuk menelusuri dan meneliti aliran uang jemaah ke mana saja digunakan oleh First Travel, penyidik telah meminta PPATK untuk melakukan penelusuran aliran keuangan First Travel dan tersangka. "Aliran dana sedang kami upayakan, untuk kerja sama bersama PPATK. Nanti saya tanyakan kembali ke penyidik," ujarnya.(Vic/*)








Sumber : Viva.co.id