Ad 728x90

Breaking News

600 Ton Beras Bulog Hilang, 2 Pegawai Gudang Dicopot


Semarang l lingkarkonsumen.com - Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Jawa Tengah menonaktifkan dua orang petugas yang diduga terlibat dalam pencurian beras Bulog senilai Rp 6 miliar. Dua orang tersebut dinilai bertanggung jawab atas hilangnya beras di Gudang Bulog, Randugarut, Semarang itu.

“Setelah kita lakukan penyelidikan internal, dua orang kita nonaktifkan. Satu kepala gudang, satunya lagi juru timbang,“ kata Kepala Bulog Divisi Regional Jawa Tengah, Djoni Nur Ashari, Rabu (23/8).

Menurut Djoni, kepala gudang bertanggung jawab penuh terhadap beras yang ada di dalam gudang. Terlepas terbukti bersalah atau tidak, kepala gudang wajib bertanggung jawab.

Beras seberat 600 ton yang diperkirakan senilai Rp 6 miliar itu sedianya digunakan untuk program Beras Sejahtera (Rastra) serta beras cadangan darurat.

Dugaan korupsi tersebut mencuat setelah adanya laporan internal terkait indikasi kecurangan dan pencurian pada 4 Juli 2017 lalu. Bulog Jateng pun langsung menurunkan tim Satuan Pengawas Internal untuk melakukan penyelidikan.

Hasilnya ditemukan hilangnya 600 ton beras. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng pada 24 Juli 2017.

Seperti diberitakan, 600 ton beras Bulog senilai Rp 6 miliar dilaporkan hilang di Gudang Bulog, Randugarut , Kota Semarang. Hingga saat ini, kasus tersebut tengah ditangani Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Penyidik Kejati sudah memeriksa lima orang saksi, namun belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.(**)







Sumber : Suara Pembaruan