Ad 728x90

Breaking News

DPRD Ketapang diminta Untuk Mengawasi Harga dan Stok Elpiji Subsidi 3kg

Ketapang l lingkarkonsumen.com -Anggota DPRD Ketapang, Abdul Sani prihatin terhadap kondisi gas elpiji 3 kg yang sempat langka dan sekarang harganya melonjak naik. Pada hal menurutnya barang tersebut merupakan kebutuhan sehari-hari sehingga harus selalu dalam kondisi normal.

“Kita prihatin terhadap kondisi tersebut. Lantaran gas elpiji itu sekarang hampir bahkan mungkin semua rumah menggunakannya untuk keperluan sehari-hari,” katanya kepada awak media di Ketapang, Minggu (2/7).

Sebab itu ia meminta Pemerintah Daerah melalui instansi terkait melakukan pengawasan terhadap stok dan harga gas elpiji di Ketapang. Termasuk terhadap perubahan pengisian pengisian dari gas elpiji tabung 3 kg menjadi 5 kg.

Tujuannya mencegah oknum tertentu melakukan penyimpangan dan mengmbil keuntungan pribadi pada saat moment tersebut. “Tidak menutup kemungkinan ada oknum bermain ketika moment tertentu seperti Lebaran dan lainnya,” jelasnya.

Kemudian terhadap pergusaha besar seperti restoran dan penyedia makanan di perhotelan. Ia meminta instansi terkait juga mengimbau agar tidak menggunakan gas-gas elpiji yang diperuntukan untuk masyarakat kurang mampu.

“Kepada masyarakat kita minta tetap tenang. Kepada instansi terkait kita minta segera menindaklanjuti persoalan ini. Kepada pedagang mulai agen hingga penjual eceran gas elpiji agar tidak menjual melebih harga yang telah ditentukan,” sarannya.(bnb)






Sumber : tribunpontianak.co.id