Ad 728x90

Breaking News

Daging Kerbau Beku Asal India Diminati Warga Bengkulu

Bengkulu l lingkarkonsumen.com - Daging kerbau beku asal India yang dijual Divre Bulog Bengkulu, pada bulan Ramadan ini diminati masyarakat setempat, karena harganya murah. Daging kerbau beku dijual hanya Rp 80.000/kg, jauh lebih murah dibanding daging sapi lokal segar Rp 130.000/kg.

Kepala Divre Bulog Bengkulu, Subali Agung Gunawan, di Bengkulu, Senin (5/6) mengatakan, peminat daging kerbau beku asal India di Bengkulu, cukup tinggi.

Hal ini terbukti rumah pangan yang menjual daging kerbau beku asal India tersebut, setiap hari ramai diserbu masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan tersebut.

Tinggi peminat daging kerbau beku asal India di Bengkulu, selain disebabkan harganya murah hanya Rp 80.000/kg dibanding daging sapi segar Rp 130.000/kg juga kualitas daging beku baik dan memiliki sertifikat halal.

"Sejak kita menjual daging kerbau beku asal India ini, rumah pangan yang didirikan di beberapa titik di Kota Bengkulu, setiap hari ramai dikunjungi masyarakat," ujarnya

Selain itu, warga Bengkulu datang ke rumah pangan Bulog juga untuk membeli gula, minyak goreng, tepung terigu, bawah putih, dan bawah merah. Sebab, harga bahan pangan di rumah pangan dijual Bulog lebih murah di pasar umum.

Subali menambahkan, Bulog Bengkulu, telah memprogramkan akan memasukkan daging kerbau beku asal India ke daerah ini sebanyak 10 ton. Dari jumlah itu, tahap awal sudah didatangkan ke Bengkulu, sebanyak 2,5 ton.

"Jika permintaan daging kerbau beku asal India ini terus meningkat, maka stok akan ditambah lagi sesuai kebutuhan, sehingga masyarakat Bengkulu, yang membutuhkan daging tersebut, dapat dilayani dengan baik," ujarnya.

Bulog Bengkulu menjamin stok daging kerbau beku asal India mendekati Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mendatang akan tersedia banyak, dan tempat penjualannya di Kota Bengkulu, akan diperbanyak.

Dengan demikian, daging kerbau beku asal India, mudah didapatkan di masyarakay di daerah ini. "Kami akan tambah rumah pangan yang akan menjual daging kerbau beku tersebut, sehingga masyarakat Kota Bengkulu lebih mudah mendapatkannya," ujarnya.

Asni (37), salah seorang ibu rumah tangga mengatakan, selama Ramadan ini dirinya sudah dua kali membeli daging kerbau beku asal India di rumah pangan milik Divre Bulog setempat. Menurutnya, kualitas daging bagus serta saat dimakan dagingnya lembut.

Selain itu, harganya murah hanya Rp 80.000/kg dibanding daging sapi lokal Rp 130.000/kg. "Saya berharap menjelang Lebaran nanti stoknya lebih banyak lagi, sehingga kita tidak sulit membelinya di Kota Bengkulu," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Asmadi (42), pedagang bakso di Kota Bengkulu. Ia mengatakan, sejak ada daging beku asal India masuk ke Bengkulu, dirinya tidak lagi membeli daging sapi tapi beralih membeli daging kerbau beku asal India tersebut. 

Alasannya, karena harganya murah dan kualitas bagus.
Sebab, kalau masih membeli daging sapi untuk bahan baku biji bakso maka keuntungan akan terkuras untuk membeli daging sapi saja karena harganya Rp 130.000/kg, tapi sejak membeli daging beku asal India ini, keuntungan setiap lumayan dari sebelumnya.

"Saya berharap daging kerbau beku asal India tidak hanya masuk ke Bengkulu saat Ramadan saja, tapi seterusnya sehingga kebutuhan daging bagi pedagang bakso dapat diatasi dengan baik," ujarnya.

Sumber : Suara Pembaruan