Ad 728x90

Breaking News

Melindungi Konsumen, Dinkes Kota Bogor Periksa Air PDAM

Bogor l lingkarkonsumen.com - Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat melakukan pemeriksaan kualitas air minum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan sebagai bentuk pengawasan dan menjamin distribusi air bebas dari kuman penyakit. 

"Pemeriksaan ini kegiatan rutin dilaksanakan dua kali setiap tahun, dimulai sejak 2011, sesuai amanat Permenkes Nomor 736 Tahun 2010 dengan kewajiban pemerintah untuk melaksanakan pemantauan kualitas air PDAM," kata Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja, Dinas Kesehatan Kota Bogor Farida, Senin. 

Farida menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara eksternal oleh tim dari Dinas Kesehatan yang mendatangi pelanggan PDAM tersebar pada 70 titik sasaran pemeriksaan dari delapan zona pelanggan PDAM. Terdapat dua tim yang melakukan pemeriksaan dengan target pengambilan sampel empat hari selesai. 

Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel air dari pelanggan PDAM baik di dalam rumah maupun di luar rumah, yakni meteran di luar jalan. Tujuannya untuk mengetahui kualitas air mengandung kuman dan bakteri atau sudah memenuhi kualitas kesehatan. 

"Sampel kami ambil dari dalam rumah, dan juga di luar rumah. Tujuannya untuk memastikan air yang didistribusikan PDAM ke pelanggan benar-benar steril dari hulu sampai hilir," katanya lagi. 

Biasanya lanjut Farida, ada faktor lingkungan yang mempengaruhi kualitas air sampai ke pelanggan PDAM sehingga menjadi kurang bagus, seperti adanya kebocoran pipa dan kebersihan lingkungan sekitar. 

Sampel air yang diambil dikumpulkan untuk diuji di laboratorium guna mengetahui kualitasnya, dan memastikan apakah bersih dari kuman serta layak dikonsumsi masyarakat. 

Perlu waktu satu bulan untuk mendapatkan hasil laboratorium atas kualitas air tersebut dari sejak dikirimkan sampelnya. 

Menurut Farida, selama ini dari pemeriksaan yang dilakukan sebanyak 90 persen kualitas air PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor relatif bagus. Namun ditemukan delapan titik masih terkontaminasi kuman. 

Tetapi menurut dia, persentase kuman yang mempengaruhi kualitas air minum PDAM itu masih di bawah 50 persen, sehingga tidak terlalu membahayakan bagi kesehatan masyarakat apabila didukung dengan sistem imunitas yang baik.

"Dari hasil pemeriksaan ini kami memberikan rekomendasi kepada PDAM, dan hasil pemeriksaan direspons cepat oleh manajemen untuk melakukan pemeriksaan mandiri dan memperbaiki kualitas airnya," kata Farida pula.(ant/**)