Ad 728x90

Breaking News

Tugas Besar Metrologi Lakukan Perlindungan Konsumen


Karawang l LINGKAR KONSUMEN - Regulasi atas terbentuknya UPTD Metrologi Karawang sebagai pengemban tugas sebagaimana diatur Undang- undang RI Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, merupakan amanah untuk melakukan aktivitas kemetrologian sesuai tugas-tugas pokok yang digariskan. Dasar pembentukannya adalah UU RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, merupakan pembangian tugas yang semula menumpuk di pemerintahan provinsi.

Maka berdasarhan undang-undang ini, terkait kemetrologian pun menjadi spesifik mana yang jadi Tugas Pokok UPTD Metrologi Disperindagtamben  Karawang, mana yang menjadi tugas kemetrologian Provinsi Jawa Barat, akan menjadi lebih jelas. Kepala UPTD Metrologi Karawang Susilawati ST yang didampingi Kasubbag TU Hadi Herdiana mengatakan,

UPTD Metrologi melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang Disperindagtamben Bidang Kemetrologian. UPTD Metrologi sebagai pelaksanaan kegiatan teknik dan kegiatan standar ukuran meliputi:



  1. Pengelolaan Standar Ukuran dan Laboratorium: Pemeliharaan ketertelusuran Standar ukuran ke tingkat nasional atau internasional. b. Pelaksanaan interkomparasi alat-alat ukur di tingkat nasional. c. Pelaksanaan verifikasi. 2 Pelaksanaan tera dan tera ulang terhadap alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP). 3. Pengujian BDKT. dan 4. Pengelolaan Cap Tanda Tera.  Kegiatan Metrologi pada UPTD Metrologi Disperindagtamben Karawang, secara resmi, kata Susilawati telah dimulai semenjak diperolehnya SK Kemampuan Pelayanan Tera dan Tera Ulang (KPTT) atas alat-alat UTTP dari Direktorat Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (Dirjen SPK) Kementerian Perdagangan RI. “Semenjak mendapat SK KPTT, UPTD Metrologi Karawang ini sudah diperbolehkan melayani peneraan.

Hanya saja, kita baru memulainya pada awal Oktober 2015. Antara lain, kami juga sudah melayani tera ulang alat takar beberapa SPBU,” kata Susilawati. Ditanya peneraan atas alat ukur takar pada SPBU yang sempat ditera UPTD Metrologi Karawang atas inisiatif siapa, Susilawati menjawab, karena permintaan dari pengusaha SPBU sendiri.

Lantas ia mengaku, masih ada sisi lemah di UPTD Metrologi Karawang dalam bidang sosialisasi. “Kami akui, UPTD Metrologi Karawang baru menerima wewenang dan kepercayaan. Keberadaan UPTD Metrologi ini belum banyak dikenal publik, sehingga harus lebih ditingkatkan lagi sosialisasinya,” kata Susilawati yang diamini Kasubbag TU UPTD Metrologi Hadi Herdiana.| ade/agk


Tidak ada komentar