Ad 728x90

Breaking News

Kosmetik Bikin Kulit Nurbaeti Bintik-bintik



KARAWANG (LK) - Kosmetik merupakan produk untuk menambah kecantikan, terutama bagi kaum hawa guna meningkatkan rasa percaya diri [pede]. Hanya, bila kita kurang hati-hati memilih kosmetik malah dapat menimbulkan alergi dan iritasi, serta timbulnya bintik-bintik hitam pada kulit.

Salah satu contoh kasus apa yang dialami Ny Nurbaeti (35), warga Karawang yang mambeli paket kosmetik racikan di salah satu toko kosmetik, Jl. Tuparev, Karawang. Kosmetik yang dibelinya itu dipakai sesuai petunjuk, namun hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Malahan, kulitnya merasa panas dan gatal-gatal; Kulit seperti melepuh dan tumbuh bintik-bintik.

Menurut Ny Nurbaeti, paket kosmetik yang dibelinya itu terdiri dari empat jenis kosmetik. Pertama, sabun daun suji untuk mencuci wajah. Kedua, pelembab kulit berjenis jelly warna bening. Ketiga, pelembab dan pemutih kulit untuk malam berjenis crem warna susu dan keempat pelembab kulit untuk pagi hari.

Kasi Pengawasan Makanan, Minuman, dan Zat Berbahaya Dinkes Pemkab Karawang, M Alwi SKM, mengatakan bahwa baru-baru ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jakarta kembali menemukan 70 kosmetik berbahaya yang beredar di pasaran. Boleh jadi, kosmetik jenis inilah yang dibeli dan dipakai Ny. Nurbaeti tersebut.

”Kabar-kabarnya, hasil uji laboratarium yang dilakukan BPOM, kosmetik tersebut mengandung bahan berbahaya seperti mercuri, hidrokinon, asam retinoat, zat warna merah K3, zat warna K10 [rhodamin], serta zat warna jingga K1. Mungkin saja salah satu jenis kosmetiknya sebagaimana yang dipakai Ny Nurbaeti itu,” kata Alwi kepada Lingkar Konsumen, di Karawang, Rabu (16/12).

Alwi menambahkan, pemakaian mercuri dalam kosentrasi kecil saja bisa menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh manusia. Di antaranya, alergi dan iritasi, serta timbulnya bintik-bintik hitam pada kulit. Mercuri juga bisa menimbulkan kerusakan parmanen pada susunan syaraf, ginjal, kanker, dan gangguan perkembangan janin.

Sedangkan hidrokinon dan asam retinoat, dapat menyebabkan iritasi kulit. Zat warna K1, K3, dan K10 merupakan zat warna sintetis yang biasanya untuk pewarna kertas, tekstil atau tinta, dan pemakaian dalam kosentrasi tinggi menyebabkan kerusakan hati. (Ed/AGK)

2 komentar:

  1. menurut saya bisa saja kosmetik yang di pakai tidak cocok di kulit...karena real yang terjadi, kebanyakan adalah tidak cocok di kulit..sehingga bisa mnyababkan iritasi padaa kulit..

    kalaupun ada kosmetik yang di temukan oleh BPOM tersebut, tentang kosmetik berbahaya yang di temukan...harap tolong cepat di berantas. karena,bisa membahayakan dan berakibat fatal bagi konsumen yang memakai.(ui-lampung).

    BalasHapus
  2. waaaaaaaaaaah. jika seperti itu berarti produsen sudah tak memuaskan hati konsumen donk. di beri hukuman apa y???????
    hehehe

    BalasHapus