Ad 728x90

Breaking News

Program RPAM untuk Hasilkan Air Minum yang Aman

Jakarta l lingkarkonsumen.com - Pengelolaan sumber daya air dan penyediaan air minum yang aman dan berkelanjutan masih mengalami tantangan besar.

Indonesia melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 telah mencanangkan program pengamanan air minum yang dapat menjamin penyediaan air minum yang berkelanjutan melalui Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM).

Hal ini yang merupakan elemen yang sangat penting dalam upaya untuk meningkatkan akses air minum dan pencapaian universal akses 2019 disertai dengan standar pelayanan yang baik, yaitu memenuhi prinsip 4K (kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan).

Bekerjasama dengan PERPAMSI (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia) dan USAID IUWASH PLUS mendukung sesi seminar dan diskusi yang mengangkat topik Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) di event INDOWATER Forum & Expo 2017 di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (13/7/2017).

USAID Indonesian Urban Water, Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua (IUWASH PLUS) ungkapkan beberapa program Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM).

WASH Media Engangement Specialist USAID IUWASH PLUS Rezki Mulyadi menjelaskan, masih banyak yang masyarakat yang belum mengetahui pentingnya air minum yang aman. Hasil SKA menunjukkan bahwa 67,1% air siap minum dan 89% air dari sumber, masih terkontaminasi oleh e-coli.

"Dengan catatan yang ada, Masih banyak PDAM yang belum dapat menyediakan akses air minum yang berkelanjutan karena terkendala ketersediaan air baku," kata Rezki yang ditemui disela diskusi.

Rezki menambahkan masih banyak masyarakat yang belum menerapkan pengelolaan air minum skala rumah tangga (PAMRT) dengan baik untuk mencegah rekontaminasi.

Menurutnya, selama ini pengelolaan sumber daya air dan penyediaan air minum yang aman dan berkelanjutan masih mengalami tantangan besar seperti ketersediaan sumber air baku yang memenuhi standar kualitas, belum ada kerangka nasional dan regulasi, RPAM belum masuk ke dalam rencana PEMDA.

Untuk RPAM komunal, komitmen masyarakat untuk menjalankan managemen KSM secara professional dan kebiasaan perilaku masyarakat, untuk penanganan air minum rumah tangga.

Upaya Mainstreaming Konsep RPAM yang dilakukan pihak terkait seperti Bappenas yaitu kumpulan lesson learned pelaksanaan RPAM Sumber, Operator, Komunal dan Komunitas.

Panduan teknis untuk RPAM Sumber, Input untuk panduan teknis RPAM Operator dan RPAM Komunal sesuai dengan pembelajaran di lapangan.

Roadmap dan Action Plan RPAM (Framework RPAM, institutional setting, kebijakan, rencana investasi dan strategi pelaksanaan RPAM 2019-2030)
Kementerian PUPR sendiri lakukan
  • Roadmap pengembangan RPAM Operator
  • Review Petunjuk Teknis Monitoring dan Evaluasi Penerapan RPAM
  • Evaluasi pelaksanaan RPAM Operator di PDAM Payakumbuh, Salatiga, Malang, dan Banjarmasin
  • Bimbingan teknis dan pemantauan pelaksanaan RPAM melalui mekanisme Water Operator Partnerships (WOPs)
  • Pembuatan aplikasi penyusunan RPAM Operator
  • Penyiapan calon fasilitator RPAM Operator








Sumber : Netralnews.com